
Kegiatan Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) di Sekolah
Dalam rangka meningkatkan kesehatan jiwa peserta didik serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan suportif, Puskesmas melaksanakan kegiatan Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) di sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik dalam mengenali tanda-tanda awal masalah psikologis dan memberikan dukungan awal yang tepat.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pengertian luka psikologis, faktor risiko yang dapat memengaruhi kesehatan mental remaja, tanda-tanda peserta didik yang membutuhkan perhatian, serta prinsip-prinsip dasar P3LP. Peserta juga diberikan pemahaman tentang pentingnya empati, mendengarkan secara aktif, memberikan rasa aman, menghindari stigma, serta mengetahui kapan seseorang perlu dirujuk kepada tenaga kesehatan atau profesional yang berwenang.
Selain penyampaian materi, kegiatan dilengkapi dengan diskusi interaktif, studi kasus, dan simulasi sederhana agar peserta mampu menerapkan langkah-langkah pertolongan pertama pada kondisi psikologis yang dialami peserta didik. Melalui kegiatan ini diharapkan guru dan warga sekolah memiliki kemampuan untuk memberikan dukungan psikologis awal secara tepat, sehingga peserta didik merasa didengar, dihargai, dan memperoleh bantuan yang sesuai.
Kegiatan berlangsung dengan antusias dan mendapat respons positif dari pihak sekolah. Diharapkan melalui pelaksanaan P3LP, sekolah dapat menjadi lingkungan yang lebih peduli terhadap kesehatan mental, memperkuat jejaring antara sekolah dan puskesmas, serta mendukung terciptanya peserta didik yang sehat secara fisik, mental, dan sosial.


